Jurnal Technologica berkomitmen menjaga integritas akademik, orisinalitas karya ilmiah, dan etika publikasi. Segala bentuk plagiarisme tidak dapat diterima, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.

Untuk mendukung komitmen tersebut, Jurnal Technologica menerapkan kebijakan pencegahan, pemeriksaan, dan penanganan plagiarisme terhadap naskah yang diajukan maupun artikel yang telah diterbitkan.

1. Definisi Plagiarisme

Plagiarisme adalah tindakan mengambil, menggunakan, menyalin, atau mengakui sebagian maupun seluruh karya, gagasan, data, hasil penelitian, atau tulisan pihak lain sebagai karya sendiri tanpa memberikan pengakuan dan pencantuman sumber yang tepat serta memadai.

Plagiarisme dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk penyalinan teks tanpa sitasi, penggunaan gagasan atau data tanpa atribusi, parafrase yang tidak disertai sumber, dan penggunaan kembali bagian substansial karya yang telah dipublikasikan tanpa pengungkapan yang semestinya.

2. Persyaratan Orisinalitas Naskah

Setiap naskah yang diajukan kepada Jurnal Technologica wajib memenuhi persyaratan berikut:

  1. Naskah merupakan karya ilmiah asli penulis dan tidak mengandung unsur plagiarisme.
  2. Naskah belum pernah diterbitkan pada jurnal atau media publikasi ilmiah lain.
  3. Naskah tidak sedang diajukan, ditelaah, atau dipertimbangkan untuk diterbitkan pada jurnal lain secara bersamaan.
  4. Setiap penggunaan gagasan, data, gambar, tabel, metode, atau pernyataan dari sumber lain harus disertai sitasi dan atribusi yang sesuai.
  5. Kutipan langsung harus diidentifikasi dengan jelas dan disertai sumber yang tepat.
  6. Penulis bertanggung jawab memastikan seluruh referensi yang digunakan dicantumkan secara akurat dan konsisten.

3. Pemeriksaan Plagiarisme dan Similarity

Jurnal Technologica menggunakan perangkat lunak Turnitin untuk membantu pemeriksaan tingkat kemiripan teks dan mendukung evaluasi orisinalitas naskah.

Jurnal Technologica menetapkan batas maksimal tingkat kemiripan (similarity index) sebesar 24%.

Persentase kemiripan yang dihasilkan Turnitin tidak secara otomatis menunjukkan adanya plagiarisme. Tim Editor melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan sumber, bentuk, konteks, dan substansi kesamaan teks yang ditemukan.

Kemiripan yang berasal dari istilah teknis, frasa umum, nama metode, atau kutipan ilmiah yang digunakan secara wajar dan disertai atribusi yang benar dapat menjadi pertimbangan dalam penilaian editorial.

Naskah dengan tingkat kemiripan melebihi 24% pada prinsipnya diminta untuk diperbaiki. Namun, Tim Editor dapat mempertimbangkan kelanjutan proses editorial apabila pemeriksaan substansial menunjukkan bahwa kemiripan tersebut tidak mengindikasikan plagiarisme atau pelanggaran etika publikasi.

Sebaliknya, naskah dengan tingkat kemiripan di bawah 24% tetap dapat dinyatakan melanggar etika publikasi apabila ditemukan bukti plagiarisme.

4. Kategori Pelanggaran dan Sanksi

Apabila ditemukan indikasi plagiarisme, Tim Editor akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tingkat pelanggaran dan tindakan yang sesuai.

4.1. Plagiarisme Ringan

Plagiarisme ringan mencakup penggunaan sebagian kecil kalimat atau frasa dari karya lain tanpa pencantuman sumber yang tepat, sepanjang tidak ditemukan pengambilan substansi ilmiah secara signifikan.

Tindakan: Penulis diberikan peringatan dan diwajibkan memperbaiki bagian yang bermasalah, melakukan parafrase secara tepat, atau menambahkan kutipan dan referensi yang sesuai.

4.2. Plagiarisme Berat

Plagiarisme berat mencakup penyalinan sebagian besar teks, gagasan, data, hasil penelitian, atau bagian substansial dari karya pihak lain tanpa atribusi yang benar, termasuk tindakan mengakui karya orang lain sebagai karya sendiri.

Tindakan: Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme berat akan ditolak untuk diterbitkan di Jurnal Technologica.

Selain penolakan naskah, penulis dapat dikenai sanksi berupa larangan mengajukan atau menerbitkan artikel di Jurnal Technologica selama dua tahun, berdasarkan hasil pemeriksaan dan keputusan Tim Editor.

5. Pengajuan Ganda dan Publikasi Duplikat

Jurnal Technologica melarang pengajuan naskah secara bersamaan kepada dua atau lebih jurnal (simultaneous submission).

Penulis juga dilarang menerbitkan kembali karya ilmiah yang secara substansial sama tanpa pengungkapan dan persetujuan yang sesuai dengan ketentuan etika publikasi.

Apabila terbukti melakukan pengajuan ganda atau publikasi duplikat, baik selama proses penelaahan maupun setelah penerbitan, penulis dapat dikenai tindakan sebagaimana diatur dalam ketentuan pelanggaran berat, termasuk penolakan naskah dan larangan publikasi selama dua tahun.

6. Penanganan Pelanggaran Setelah Publikasi

Apabila dugaan plagiarisme atau pelanggaran etika ditemukan setelah artikel diterbitkan, Tim Editor akan melakukan pemeriksaan terhadap bukti yang tersedia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, jurnal dapat mengambil tindakan yang sesuai, termasuk menerbitkan koreksi, pemberitahuan editorial, atau melakukan pencabutan artikel (retraction) apabila pelanggaran terbukti serius dan memengaruhi integritas publikasi.

Keputusan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat pelanggaran, bukti yang tersedia, dan prinsip etika publikasi ilmiah.

7. Tanggung Jawab Penulis

Seluruh penulis bertanggung jawab atas orisinalitas, keakuratan, dan integritas ilmiah naskah yang diajukan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap etika publikasi, penulis diwajibkan memenuhi ketentuan dalam Surat Pernyataan Etika Publikasi Jurnal Technologica .

Apabila ditemukan pelanggaran, seluruh penulis dapat dimintai pertanggungjawaban. Penetapan sanksi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dengan mempertimbangkan peran, keterlibatan, dan tanggung jawab masing-masing penulis.

8. Prosedur Pemeriksaan dan Keputusan Editorial

Setiap dugaan plagiarisme atau pelanggaran etika publikasi akan ditinjau oleh Tim Editor berdasarkan bukti dan informasi yang tersedia.

Tim Editor dapat meminta klarifikasi atau penjelasan dari penulis sebelum menetapkan keputusan terhadap dugaan pelanggaran.

Untuk bentuk pelanggaran yang belum diatur secara khusus dalam kebijakan ini, Tim Editor berwenang menetapkan tindakan yang proporsional berdasarkan tingkat keseriusan pelanggaran dan prinsip etika publikasi ilmiah.

Keputusan akhir mengenai penanganan pelanggaran dan pemberian sanksi ditetapkan oleh Tim Editor Jurnal Technologica berdasarkan hasil pemeriksaan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.