Konflik Kepentingan
Jurnal Technologica berkomitmen menjaga independensi, objektivitas, transparansi, dan integritas dalam seluruh proses penelitian, penelaahan, serta publikasi ilmiah. Oleh karena itu, setiap pihak yang terlibat dalam penerbitan jurnal wajib mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang relevan.
Konflik kepentingan (Conflict of Interest) adalah kondisi ketika penilaian profesional seseorang terhadap kepentingan utama, seperti validitas hasil penelitian, kualitas naskah, dan integritas proses penelaahan sejawat, berpotensi dipengaruhi oleh kepentingan lainnya. Kepentingan tersebut dapat bersifat finansial maupun nonfinansial, baik yang secara nyata memengaruhi maupun yang secara wajar dapat dipersepsikan memengaruhi objektivitas dalam proses penelitian dan publikasi ilmiah.
1. Jenis Konflik Kepentingan
1.1. Kepentingan Finansial (Financial Interests)
Kepentingan finansial mencakup hubungan atau manfaat ekonomi yang berpotensi memengaruhi objektivitas penelitian dan publikasi ilmiah, antara lain:
- Hubungan kerja atau hubungan kontraktual dengan pihak yang berkepentingan.
- Jasa konsultasi, honorarium, dan pembayaran atas kesaksian ahli.
- Kepemilikan saham atau opsi saham.
- Hibah atau pendanaan penelitian yang telah diterima maupun sedang diajukan.
- Kepemilikan paten, permohonan paten, dan royalti.
- Keanggotaan dewan penasihat atau hubungan profesional berbayar.
- Bantuan biaya perjalanan, akomodasi, atau fasilitas lain yang berkaitan dengan penelitian.
1.2. Kepentingan Nonfinansial (Non-Financial Interests)
Kepentingan nonfinansial mencakup hubungan, kepentingan, atau keadaan yang berpotensi memengaruhi independensi dan objektivitas penilaian ilmiah, antara lain:
- Hubungan keluarga, pertemanan dekat, atau hubungan pribadi lainnya.
- Kolaborasi penelitian yang sedang berlangsung atau pernah dilakukan.
- Hubungan akademik antara pembimbing dan mahasiswa.
- Hubungan profesional atau afiliasi institusional yang relevan.
- Persaingan akademik atau kepentingan terhadap karya ilmiah lain yang belum diterbitkan.
- Keyakinan, pandangan, atau komitmen pribadi yang relevan dengan topik penelitian.
- Kepentingan lain yang secara wajar dapat memengaruhi objektivitas penilaian atau keputusan editorial.
2. Prinsip Pengungkapan Konflik Kepentingan
Adanya konflik kepentingan tidak secara otomatis menunjukkan terjadinya pelanggaran etika publikasi. Namun, kegagalan mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan dapat mengurangi transparansi, objektivitas, dan kepercayaan terhadap hasil penelitian serta proses publikasi ilmiah.
Jurnal Technologica mewajibkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerbitan, termasuk penulis, editor, penelaah sejawat (peer reviewers), dan staf editorial, untuk mengungkapkan konflik kepentingan yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan penelitian, penilaian naskah, maupun keputusan editorial.
3. Tanggung Jawab Penulis
Seluruh penulis wajib mengungkapkan konflik kepentingan finansial maupun nonfinansial yang relevan dengan penelitian, penyusunan, dan publikasi artikel.
Penulis koresponden bertanggung jawab memastikan bahwa informasi konflik kepentingan dari seluruh penulis telah dikumpulkan dan dicantumkan secara benar dalam naskah.
Apabila terdapat perubahan atau informasi tambahan mengenai konflik kepentingan selama proses editorial, penulis wajib segera memberitahukan kepada Tim Editor.
4. Tanggung Jawab Editor dan Reviewer
Editor dan reviewer wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang relevan sebelum menangani atau melakukan penelaahan terhadap suatu naskah.
Editor yang memiliki konflik kepentingan yang dapat memengaruhi independensi keputusan editorial harus mengalihkan penanganan naskah kepada editor lain yang tidak memiliki konflik kepentingan.
Reviewer yang memiliki hubungan pribadi, profesional, finansial, atau kepentingan lain yang berpotensi memengaruhi objektivitas penilaian wajib memberitahukan kepada editor. Reviewer dapat diminta untuk mengundurkan diri dari proses penelaahan apabila konflik kepentingan dinilai signifikan.
5. Pernyataan Konflik Kepentingan (Conflict of Interest Statement)
Penulis wajib mencantumkan pernyataan konflik kepentingan pada bagian tersendiri dalam manuskrip, sebelum Daftar Pustaka. Pernyataan tersebut harus mencerminkan kondisi yang sebenarnya dari seluruh penulis.
Apabila tidak terdapat konflik kepentingan:
"Para penulis menyatakan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan yang berkaitan dengan penelitian, penulisan, maupun publikasi artikel ini."
Apabila terdapat konflik kepentingan:
"Para penulis menyatakan adanya konflik kepentingan berupa [jelaskan jenis dan bentuk konflik kepentingan]. Konflik kepentingan tersebut diungkapkan secara transparan untuk memastikan objektivitas dan integritas proses publikasi ilmiah."
6. Penanganan Konflik Kepentingan
Jurnal Technologica berhak meminta klarifikasi atau informasi tambahan apabila diperlukan untuk memastikan bahwa konflik kepentingan telah diungkapkan secara lengkap dan transparan.
Apabila suatu konflik kepentingan berpotensi memengaruhi objektivitas penilaian atau keputusan editorial, Tim Editor dapat mengambil tindakan yang sesuai, termasuk:
- Meminta pengungkapan atau klarifikasi tambahan dari pihak terkait.
- Menunjuk editor lain untuk menangani naskah.
- Mengganti reviewer yang memiliki konflik kepentingan signifikan.
- Melakukan evaluasi tambahan terhadap proses penelaahan atau keputusan editorial apabila diperlukan.
Setiap tindakan dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan sifat dan tingkat konflik kepentingan serta bertujuan menjaga independensi dan integritas proses publikasi ilmiah.
7. Komitmen terhadap Transparansi dan Integritas
Jurnal Technologica berkomitmen menerapkan pengelolaan konflik kepentingan secara adil, transparan, dan bertanggung jawab. Pengungkapan konflik kepentingan merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas hasil penelitian, kepercayaan pembaca, dan kualitas publikasi ilmiah.