Home Industry Development of Kerupuk Lado in Payakumbuh City PENGEMBANGAN USAHA RUMAH TANGGA KERUPUK LADO DI KOTA PAYAKUMBUH Section Articles
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
ABSTRACT
Usaha kerupuk lado milik Mak Ican merupakan salah satu home industry yang berpotensi dikembangkan di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi kemasan produk yang sederhana tanpa merek, tidak adanya penanda lokasi usaha, serta lemahnya manajemen keuangan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha melalui pembuatan merek dan kemasan yang marketable, pengadaan papan nama usaha berupa neon box, serta pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, demonstrasi desain kemasan dan merek, serta pelatihan pembukuan keuangan dengan pendampingan mahasiswa asisten dosen. Kegiatan dilaksanakan di lokasi usaha mitra. Hasil menunjukkan bahwa seluruh target luaran tercapai: mitra telah memiliki kemasan bermerek, neon box terpasang di lokasi strategis, peralatan pengemasan modern (mesin impulse sealer dan mesin pengiris singkong), keterampilan sablon kemasan, serta kemampuan dasar pencatatan keuangan (capaian 75%). Kegiatan ini berkontribusi nyata pada peningkatan daya saing produk dan pengembangan usaha mitra secara berkelanjutan.
ABSTRAK
Mak Ican's kerupuk lado business is a potential home industry in Payakumbuh City, West Sumatra. The main problems faced by the partner include simple product packaging without a brand, lack of business signage, and weak financial management. This community service activity aims to improve business competitiveness through marketable branding and packaging, installation of a neon box business signboard, and simple financial bookkeeping training. Methods used include lectures and discussions, packaging and brand design demonstrations, and financial bookkeeping training assisted by student assistants. Results show all target outputs were achieved: the partner now has branded packaging, a strategically placed neon box, modern packaging equipment (impulse sealer and cassava slicing machine), packaging screen-printing skills, and basic financial recording capability (75% achievement). This activity contributed meaningfully to improving product competitiveness and sustainable business development.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.