A Descriptive Study: An Evaluation of the Availability of Facilities and Infrastructure at the “Kayu Kolek” Tourist Attraction in Lima Puluh Kota STUDI DESKRIPTIF : EVALUASI KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PADA OBJEK WISATA “KAYU KOLEK” KABUPATEN LIMAPULUH KOTA Section Articles
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Abstract. The availability of facilities and infractructure is one of the most frequent issues encountered in tourist attractions that are still developing, one of wich is the “Kayu Kolek” tourist attraction located in Nagari Sikabu-Kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Luak district, Limapuluh Kota Regency. This research therefore aims to identify and evaluate the availability of facilities and infrastucture on that tourist attraction. A descriptive methode with qualitative approach was used. Primary data was obtained through observation and structured interviews conduvted to the managers and the government of Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang. The research result shows that the tourist attraction was lack of facilities and infrastucture limiting the activities of tourist visiting the place. Several facilities and infrastucture that must be developed include: accessibility to the location, electricity, telecomunication and internet network, a welcome gateway, trash cans, public transportation. Medicine and health care facility, the availability of recreational facility and play area, gazebo as well as benches or place to sit for visitors.
Abstrak. Ketersediaan sarana prasarana merupakan salah satu permasalahan yang sering ditemui pada objek wisata yang masih berkembang, salah satunya adalah objek wisaya “Kayu Kolek” di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang panjang (SITAPA), Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi serta mengevaluasi ketersediaan sarana prasarana pada objek wisata tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana data primer diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur kepada pengelola objek wisata dan pemerintahan Nagari SITAPA. Hasil penelitian menunjukkan, permasalahan yang dihadapi objek wisata “Kayu Kolek” saat ini adalah masih kurangnya ketersediaan sarana prasarana pariwisata yang menyebabkan kegiatan para wisatawan yang berkunjung sangat terbatas. Beberapa sarana prasarana yang harus dibenahi antara lain: aksesibilitas jalan menuju lokasi objek wisata, jaringan listrik, telekomunikasi dan internet, gapura selamat datang, tempat sampah, transportasi umum, obat-obatan dan fasilitas kesehatan, ketersediaan sarana rekreasi dan tempat bermain, gazebo serta tempat-tempat duduk bagi pengunjung.